Pantai Kutang Lamongan, Namanya Bikin Risih Sekaligus Penasaran Orang


Pantai Kutang - Menyebut namanya memang bisa bikin orang risih, khususnya ditelinga masyarakat Jawa. Karena “kutang” dalam Bahasa Jawa artinya adalah pakaian dalam wanita yang sering disebut bra atau BH. Tapi begitulah nyatanya nama destinasi wisata di kawasan Pantura (Pantai Utara) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini. Justru nama yang terdengar saru ini, secara tak langsung malah membuat orang penasaran untuk melihatnya langsung.

Pantai Kutang Lamongan
Pantai Kutang dengan tumbuhan mangrove di sekitarnya (sumber : Venturenative.blogspot.co.id)
Pantai Kutang yang berpasir putih yang berada di tengah hutan mangrove ini memang belum sepopuler tempat wisata lain di Lamongan, seperti Wisata Bahari Lamongan (WBL) atau Goa Maharani. Baru beberapa waktu belakangan pantai ini banyak diperbincangkan di media sosial dan mulai ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun dari luar kota, karena keunikan namanya. Hal ini menjadi berkah bagi masyarakat sekitar pantai.

Selain nama yang nyeleneh, Pantai Kutang yang terletak di Dusun Kentong, Desa Labunan, Kecamatan Brondong, Lamongan ini sebenarnya memiliki keunikan dengan adanya pasir putih ditengah-tengah tumbuh liarnya berbagai jenis mangrove.

Tak hanya itu, Pantai Kutang juga memiliki keunikan dari struktur pasir mangrove-nya. Jika pada umumnya daerah sekeliling hutan mangrove berlumpur, tapi disini malah terdapat hamparan pasir putih di tengah-tengah hutan mangrove. 

Bermain ayunan di Pantai Kutang (sumber : Tribunnews.com)

Jika awalnya orang penasaran dengan namanya, setelah datang sendiri dan melihat keindahan panorama di sekitarnya, dijamin tidak akan dibuat kecewa.

Melihat rindangnya tanaman mangrove dan putihnya pasir pantai Kutang, menjadikan tempat ini sangat cocok untuk menikmati suasana pantai yang biasanya panas.

Berkunjung ke Pantai Kutang, pengunjung akan disambut deburan ombak khas pantai diantara pasir putih dan air laut yang tampak kebiruan.
Mencari kerang di Pantai Kutang.
Aktivitas mencari kerang di sore hari di Pantai Kutang (sumber : Merdeka.com)
Pada saat air laut surut, Anda akan disuguhi pemandangan bawah laut dan penampakan rumput lautnya. Selain itu para pengunjung biasanya disibukan dengan aktivitas mencari kerang-kerang yang banyak terlihat di atas hamparan pasir putih atau disela-sela pepohonan mangrove, untuk dibawa pulang.

Tetapi jika mau yang matangnya dan tinggal disantap, Anda bisa menikmatinya langsung di warung-warung sederhana yang berjajar di sepanjang bibir pantai. Menu utama yang disediakan warung-warung disini adalah makanan khas, sate kerang, yang disantap dengan sambal kacang. Terbayang lezatnya bukan.

Jika kebetulan datang di sore hari, ada bonus yang tak terduga. Sunset di Pantai Kutang sangat indah, tak kalah dengan pantai-pantai lain. Jadi menjelang terbenamnya matahari bersabarlah sebentar untuk menikmati sunset yang indah.

Pantai Kutang memang masih dalam pengembangan lebih lanjut sehingga semakin layak menjadi jujugan para wisatawan. Di pantai sepanjang 3 km ini masih perlu dikembangkan fasilitas mendasar seperti mushollah, toilet dan pagar pembatas tempat, sehingga membuat pengunjung Pantai Kutang merasa nyaman dan makin betah.

ASAL-USUL NAMA PANTAI KUTANG

Mengapa pantai ini dinamakan Pantai Kutang? Ternyata ada asal-usul dan mitos di balik nama pantai yang bikin risih kaum hawa khususnya.

Padahal semula pantai ini bernama Pantai Labuhan, seperti nama lokasi desa tempat pantai ini berada. Sampai suatu ketika banyak warga selalu menemukan penutup data wanita alias bra atau kutang dalam bahasa Jawa berserakan diantara akar-akar mangrove di pantai ini. Diduga pakaian dalam yang ditemukan warga tersebut milik para muda-mudi yang mengunjungi pantai. 

Dari sini inilah akhirnya pantai di pesisir Lamongan ini menjadi dikenal dengan sebutan Pantai Kutang. Selain itu, jika dilihat dari atas, bentuk pantainya mirip seperti kutang.

Konon ada mitos, sebagian orang juga percaya apabila ada laki-laki atau perempuan yang masih melajang menggantungkan kutang di pohon mangrove di pantai ini, akan segera mendapatkan jodoh. Namun mitos ini ada juga yang membantahnya.

Sebenarnya pernah ada yang mengusulkan nama Pantai Kutang diubah menjadi Pantai Ku. Tapi hal ini tidak mudah karena dengan nama Pantai Kutang yang unik ini yang membuat pantai ini terkenal dan didatangi banyak pengunjung. 

CARA MENUJU PANTAI KUTANG

Pantai Kutang terletak di ujung Dusun Kenthong, Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Untuk menuju lokasinya bisa dicapai dari Surabaya atau Gresik menuju ke arah Kabupaten Tuban.

Dari tempat wisata WBL lurus saja ke arah barat menuju Kabupaten Tuban. Sekitar 20 kilometer dari Kantor Kecamatan Brondong akan ditemukan perempatan Desa Sidomukti, Kecamatan Brondong. Para pengunjung harus belok kanan, memasuki perkampungan hingga Desa Labuhan.

Selanjutnya Anda tinggal menanyakan pada penduduk setempat tentang lokasi Pantai Kutang.
Dibutuhkan sedikit perjuangan untuk menuju ke Pantai Kutang, karena tempatnya yang sedikit pelosok, terpencil dan jalannya cukup sempit. Pantai nya berada di balik pemukiman warga dan harus melewati jalanan setapak dengan pinggiran tambak.

Jembatan penghubung di Pantai Kutang Lamongan
Jembatan penghubung dari area parkir menuju Pantai Kutang masih dalam proses pembangunan.
(sumber : Timesindonesia.co.id)
Sebelum menuju pantainya, dari lokasi parkir kendaraan, pengunjung harus berjalan kaki sejauh lebih kurang 100 meter. Saat ini sudah dibangun jembatan penghubung yang masih dalam taraf penyelesaian.

Lebih mudah mencapai Pantai Kutang dengan naik motor, mengingat jalan yang sempit dan berliku. Namun bagi pengunjung yang membawa mobil, parkirnya harus berada jauh dari lokasi karena jalan yang ekstrem hanya bisa dilalui oleh motor dan harus melewati tambak milik penduduk. 


Demikianlah info Pantai Kutang Lamongan, Namanya Bikin Risih Sekaligus Penasaran Orang

Terima kasih telah berkunjung ke Wisata Indonesia, semoga bermanfaat bagi Anda.


loading...

0 Response to "Pantai Kutang Lamongan, Namanya Bikin Risih Sekaligus Penasaran Orang"

loading...